Kamis, 30 April 2009

Corolla Altis 2.0 : Mendekati Usia Kemapanan

Harga All New Corolla AltisBoleh dikatakan kehadiran Toyota Corolla yang sangat melegenda di dunia, telah mencapai hampir 34 tahun. Di usia yang tergolong mapan ini ada fakta menarik bahwa versi terbaru yang telah memasuki generasi ke-10, yakni Toyota Corolla Altis 2.0 juga diperuntukkan bagi para eksekutif muda dengan usia antara 35-40 tahun.

Demikian penjelasan dari Johnny Darmawan, Presiden Direktur PT. Toyota Astra Motor (TAM). “Toyota Corolla 2.0 sangat sesuai bagi para eksekutif middle up management yang mapan, baik secara personal maupun sosial. Kini para eksekutif muda ada pilihan mobil yang sesuai dengan karakter mereka,” tutur Johnny.

Sebagai eksekutif mapan yang tiap saat dituntut membikin keputusan secara cepat dan tepat, Toyota Corolla Altis 2.0 dapat menjadi simbol perwujudan akan kondisi tersebut. Corolla Altis terbaru kini telah menyandang mesin yang lebih bertenaga, yaitu 2.000 cc. Dengan penyempurnaan mesin yang lebih bertenaga, para eksekutif muda dijamin akan merasakan kepuasan sensasi berkendara di dalam mobil. Raihan karir yang lebih cemerlang dan pengejaran aktualisasi diri tercermin sempurna bersama Toyota Corolla Altis 2.0.

“Corolla baru ini mempunyai mesin baru dan sangat bagus. Pemindahan tuas transmisinya lebih mudah karena bisa dilakukan di setir dengan paddle shift,” papar Johnny.

Dengan segala kelebihannya, pemakai Toyota Corolla Altis 2.0 akan merasakan kenyamanan dan kenikmatan berkendara.

Corolla Altis 2.0 : Kombinasi GTI & Kemewahan

Harga Toyota Corolla Altis 2.0Ada cerita menarik seputar kemunculan Toyota Corolla Altis 2.0 kali pertama di Indonesia, yang diluncurkan oleh PT. Toyota Astra Motor (TAM). Corolla Altis yang kini tampil lebih sporty, bertenaga dan anggun ini, ternyata mewarisi kedigdayaan Toyota Corolla GTI yang sukses meraih gelar juara dunia reli di era 90-an lalu.

Mesin Corolla Altis 2.0 yang memakai tipe 3ZR-FE Dual VVT-i 2.000 cc, ternyata tenaganya mencapai 152 ps pada 5.600 rpm dengan torsi maksimal 21,2 kgm di 4.400 rpm. Dengan daya mesin sebesar itu dapat dibayangkan para pemakai Altis terbaru ini akan merasakan sensasi sebagai pembalap.

Maklum saja di lingkar kemudinya terdapat tuas pemindah transmisi, sehingga kedua tangan tetap terkonsentrasi memegang kemudi tanpa harus memainkan tuas persneling di samping paha kiri pengemudi. Kemudahan ala pembalap inilah yang menjadi salah satu kelebihan utama Toyota Corolla Altis 2.0.

“Corolla Altis 2.0 ini adalah kelanjutan sukses Corolla GTI, yang kita tahu bagaimana kekuatannya. Mobil ini sangat bertenaga namun tetap efisien dalam mengkonsumsi bahan bakar,” papar Marketing Communication Manager PT Toyota Astra Motor, Achmad Rizal.

Kemampuan Altis 2.0 dalam konsumsi BBM yang lebih irit dikarenakan pemakaian teknologi dual VVT-i. Pada versi Corolla Altis 1.800 cc masih menggunakan sistem VVT-i tunggal, namun khusus yang bermesin 2.000 cc telah menerapkan VVT-i ganda seperti saudaranya Toyota Camry terbaru.

Dengan segala ketangguhan GTI dan kemewahan berkelas ala Corolla 2.0, maka siapa saja yang memakai mobil ini dapat merasakan perpaduan sensasi kecepatan maupun kemewahan. “Corolla Altis 2.0 bisa dipakai mengebut maupun santai dan para penumpangnya tetap merasakan kenyamanan di kabinnya,” imbuh Rizal.

Kamis, 16 April 2009

Awas, Jangan Kocok Pedal Gas! Hanya Buang BBM

Toyota Kijang  Innova - Awas, Jangan Kocok Pedal Gas! Hanya Buang BBMSalah satu teknologi canggih yang ditawarkan Kijang Innova adalah “drive by wire”. Dalam hal ini, hanya digunakan untuk mengontrol kerja mesin. Pada sistem ini, antara pedal gas dan katup gas di mesin (throttle body) tidak lagi punya hubungan langsung, baik melalui kabel listrik maupun secara mekanis seperti mesin-mesin lama.

Pedal gas hanya dilengkapi dengan sensor yang disebut “sensor posisi pedal akselerator”. Sensor inilah yang selanjutnya dihubungkan ke komputer. Prinsip kerjanya mirip dengan potensiometer pada volume untuk mengatur audio. Namun sensor yang digunakan Innova adalah tipe non-kontak.

Sensor bekerja dengan memanfaatkan medan magnet dan Hall IC. Ketika Hall IC berputar di dalam medan magnet permanen, dihasilkan tegangan listrik yang besarnya berubah-ubah sesuai dengan posisi relatifnya terhadap magnet.

Nah, perubahan tegangan inilah yang digunakan sebagai informasi oleh komputer mesin. Selanjutnya dijadikan sebagai patokan untuk mengatur bukaan katup pada throttle dan jumlah bahan bakar yang akan disemprotkan oleh injektor. Katup pada throttle, digerakkan oleh stepper motor.

Akselerasi. Sensor ini juga digunakan untuk menentukan, apakah pengemudi melakukan akselerasi atau tidak. Misalnya pengemudi mempertahankan putaran mesin atau menaikkan putaran mesin secara normal. Padahal, ketika pengemudi hendak mendahului kendaraan lain, dipastikan pedal gas diinjak lebih cepat dan dalam. Tujuannnya untuk mendapatkan tenaga lebih besar dan kecepatan bergerak naik lebih cepat atau akselerasi.

Untuk akselerasi, komputer tidak hanya memerintahkan katup gas membuka lebih besar, juga memberi tahu injektor untuk menyemprotkan bahan bakar lebih banyak dari kondisi normalnya. Tepatnya, campuran diperkaya. Tujuannya, untuk menambah tenaga yang hanya digunakan sesaat untuk mendahului.

Masalahnya, antara waktu pengemudi menginjak pedal gas dengan cepat sampai kendaraan beraksi, terjadi sedikit keterlambatan. Maklum, pedal gas dan throttle body tidak punya hubungan langsung. Komputer yang menerima informasi dari sensor posisi pedal gas, butuh waktu untuk berpikir, memroses data dan memerintahkan throttle body beraksi.

Bagi pengemudi yang kurang sabar atau belum memahami bentul karakteristik kerja “drive by wire”, kembali menginjak pedal gas lebih cepat dan dalam. Bahkan ada yang melakukannya berulang-ulang, mengocok pedal gas. Tujuannya agar berakselerasi dengan cepat. Akibatnya, bangkrut, konsumsi bensin jadi boros!

Itu bisa terjadi karena setiap pedal gas ditekan dengan cepat, komputer memerintahkan injektor menyemprotkan bahan bakar lebih banyak. Padahal, satu injakan saja sudah cukup. Kalau cara ini sering dilakukan, tingkat pemborosan juga makin tinggi.

Untuk mencegah pemborosan yang tidak perlu tersebut, hindari mengocok pedal gas. Bila ingin berakselerasi, cukup sekali saja menekan pedal gas. Tunggulah beberapa saat dengan sedikit kesabaran! Di sinilah letak kuncinya. Toh, bersama Innova, Anda bukan sedang adu kebut di trek balap, tetapi melaju di jalanan umum.

Awas! Jangan Abaikan Kala Lampu Peringatan Menyala Pada Kijang Innova

Dealer Toyota Gianyar BaliSaat mengendarai Innova, sesekali layangkan pandangan (untuk sekian detik saja) ke bagian indikator di belakang setir untuk memastikan tidak ada instrumen pengingat yang menyala. Boleh jadi, pemilik kendaraan jenis MPV Toyota ini tak ada yang paham berapa jumlah lampu indikator (pengingat) yang terintegrasi di lokasi meter kombinasi.

Sebagai informasi saja, lampu pengingat itu sebanyak 14 buah. Rincian dan lokasinya, 10 lampu berkelompok di bagian bawah takometer (penunjuk putaran mesin di sebelah kiri) dan 4 lampu (terpencar) di sisi kanan bersama dengan penunjuk bahan bakar dan temperatur mesin.

"Namun dari semua itu, ada tiga (lampu) yang harus diawasi betul. Yakni, lampu peringatan oli, sistem pengisian, dan cek mesin," pesan Novy Ferryanto, Kepala Mekanik PT Tunas Toyota Bintaro (Tanah Kusir). Bila didiamkan, mobil bisa tidak jalan alias rusak.

Inilah jajaran lampu peringatan tersebut;
1. Lampu peringatan sistem remKetika kunci kontak di posisi "ON" dan posisi rem tangan difungsikan (tuas ditarik), lampu akan menyala. Kecuali, saat mesin mau dihidupkan dan rem tangan sudah diturunkan. Kala kunci kontak di "ON" lampu akan menyala beberapa detik.
Ketika mesin sudah menyala dan tuas rem dilepas, ternyata lampu tidak mati, atau, saat berjalan, mendadak lampu menyala. Ini menandakan (untuk mesin bensin), jumlah minyak rem berkurang (rendah) dan sangat berbahaya jika mobil dipaksakan jalan. Jika di mobil diesel, kevakuman rendah. Cepat bawa ke bengkel resmi Toyota.

2. Lampu peringatan sabuk pengaman (seatbelt)Lampu menyala jika pengemudi tidak menyematkan sabuk. Ketika kunci kontak diputar ke "ON", lampu berkedip dan terus berkedip. Baru berhenti jika sabuk sudah dikenakan.

3. Lampu peringatan sabuk pengaman penumpang depanLampu menyala jika penumpang tidak mengenakan sabuk. Lampu akan berkedip ketika kunci kontak di "ON" dan terus berkedip. Lampu baru berhenti menyala jika sabuk sudah dikenakan.

4. Lampu peringatan sistem pengisian (gambar aki)Lampu menyala ketika kunci kontak diputar ke posisi "ON" dan mati ketika mesin sudah hidup. Jika ternyata, lampu itu masih terus menyala, berarti ada masalah dalam sistem pengisian saat mesin bekerja. Mungkin muncul malafungsi seperti putusnya drive belt mesin. Segera hentikan mobil dan hubungi bengkel resmi Toyota.

5. Lampu peringatan tekanan oli menyalaSaat berkendara, lampu berkedip atau tetap menyala, cari tempat yang aman, segera menepi dan cari tempat yang aman. Lampu mungkin sekali-sekali berkedip ketika mesin idling atau mungkin menyala sebentar setelah berhenti lama. Tidak ada penyebab jika kemudian padam saat mesin diakselerasi sedikit.
Lampu menyala jika permukaan oli terlalu rendah dan jangan memaksakan mobil tetap jalan. Sekalipun jaraknya beberapa kilometer saja, memaksakan mobil tetap jalan bisa-bisa menyebabkan kerusakan mesin yang sangat parah. "Ternyata diperiksa jumlah oli masih cukup, berarti bisa pompa oli lemah atau switch rusak. Bisa juga lubang-lubangnya mampat," jelas Novy.

6. Lampu indikator malafungsi (gambar mesin)Nyala lampu menandakan ada masalah dalam sistem kelistrikan. Menurut Novy, lampu menyala karena ada gangguan pada sistem sensor, kabel-kabel, atau dari ECU. "Kalau gangguannya di bagian tersebut, masih ada back-up, tapi bagian lain menjadi terabaikan," bilangnya, seraya menganjurkan untuk segera dibawa ke bengkel.
Jika lampu menyala dan putaran mesin tidak naik saat pedal gas ditekan, kemungkinan ada masalah di sistem kontrol throttle elektronik (mesin bensin) atau sistem kontrol mesin elektronik (mesin diesel). Akan terasa ada getaran dan boleh dibawa jalan (tapi menunju bengkel) dengan kecepatan rendah. Sistem tidak bisa dipulihkan jika mesin dimatikan (kunci kontak diputar ke posisi "ACC" atau "LOCK")
Untuk mesin bensin, jangan sampai salah dalam pengoperasian pedal. Adapun mesin diesel, jika menyala, jangan melaju dengan kecepatan tinggi. Ini ada ketidaknormalan tinggi pada tekanan pendorong dalam turbocharger.

7. Lampu peringatan bensinLampu ini menyala saat persediaan di tangki mendekati kosong. Bisa menyala lebih awal saat di tanjakan atau turunan lantaran terjadi pergerakan bahan bakar.

8. Lampu peringatan ABSKondisi normal, saat kunci kontak di "ON", lampu anti-lock brake system menyala dan padam setelah beberapa detik. Sebaliknya, ketika lampu peringatan menyala, ABS tidak bekerja sehingga roda-roda bisa mengunci pada saat pengereman mendadak atau mengerem di permukaan jalan yang licin. Tetapi sistem rem masih bekerja secara biasa. Segera hubungi bengkel Toyota terdekat.

9. Lampu peringatan pintuLampu ini tetap menyala sampai semua pintu ditutup dengan sempurna. Atau, ada yang ditutup kurang kencang.

10. Lampu peringatan SRS (hanya pada beberapa model)Lampu akan menyala saat kunci kontak di "ON" dan sekitar 6 detik kemudian padam. Ini menandakan sistem airbag bekerja sempurna. Sistem lampu peringatan memonitor rakitan sensor airbag (termasuk airbag depan), inflator, persambungan kabel, dan sumber tenaga.
Jika terjadi kesalahan pada fungsi suatu bagian yang dimonitor, lampu peringatan akan menyala. Jika kunci sudah dikontak dan lampu tidak menyala atau terus menyala setelah 6 detik, atau saat berkendara, lampu mendadak menyala, segera hubungi bengkel resmi Toyota.

11. Lampu peringatan penggantian timing belt (mesin diesel)Lampu ini menyala jika jumlah jarak tempuh sudah mencapai 150.000 km atau 90.000 mil dan harus segera diganti. Bila terus dipaksa jalan bisa membuat timing belt putus dan mesin rusak.

12. Lampu peringatan sistem bahan bakar (diesel)Lampunya ada dua metode; Jika berkedip, itu memperingatkan jumlah air yang terkumpul dalam saringan dalam saringan bahan bakar telah sampai pada tingkat yang ditentukan. Kuras air secepatnya. Jika lampu menyala, itu menandakan ada problem dengan sistem bahan bakar.
Bila Anda mengalami kedua hal itu, sebaiknya kendaraan jangan dijalankan, terutama dengan air terkumpul akan merusak pompa bahan bakar.

13. Buzzer pengingat kunci
Bekerja sebagai pengingat untuk melepas kunci ketika membuka pintu pengemudi dengan switch mesin di posisi "ACC" atau "LOCK".

14. Buzzer pengingat lampu
Buzzer akan bunyi jika switch lampu besar masih posisi di "ON" ketika pintu pengemudi dibuka dan kunci kontak telah dilepas.

Selasa, 14 April 2009

Toyota RAV4 : SUV Matik Paling Irit

Harga Toyota RAV4Toyota RAV4 empat silinder mendapat pujian dan dinilai terbaik pada tes enam SUV kecil yang dilakukan Consumer Reports. Hasil uji itu disajikan pada edisi Mei majalah konsumen dengan 7 juta pelanggan itu. Majalah tersebut menilai Toyota RAV4 sebagai SUV Matik Paling Irit.

Meskipun nilai overall road test di bawah Subaru Turbocharged 2.5 XT yang lebih mahal dan RAV4 V6. Namun jika dibandingkan dengan versi empat silinder lainnya, RAV4 melampaui semua pesaingnya. Tahun ini, RAV4 menggunakan mesin empat silinder 2.5 liter 179hp, menggantikan mesin 2.4 liter. Meskipun kapasitasnya lebih besar, efisiensi mesin baru itu sama dengan mesin lama yang lebih kecil yaitu 23mpg. RAV4 menjadi SUV matik non hybrid paling irit yang pernah di tes majalah ini. Sistem pengeremannya juga dipuji.

"RAV4 punya paket yang sempurna, kombinasi performa unggul di semua medan dengan pengendaraan yang nyaman, lincah dikendalikan dan punya daya tahan luar biasa," kata David Champion, senior director of Consumer Reports Auto Test Center. "Juga menawarkan kursi baris ketiga sebagai optional, yang jarang ditawarkan kompetitor di kelasnya."

Toyota RAV4 adalah satu dari hanya tiga model yang direkomendasikan Consumer Reports. Majalah yang sangat dihormati ini, hanya merekomendasikan mobil-mobil yang menunjukkan kinerja baik pada sejumlah test yang dilakukan, sedikitnya mendapat nilai rata-rata predicted realibility berdasarkan Annual Car Reliability Survey Consumer Reports dan mendapat nilai cukup pada tes tabrak yang dilakukan lembaga pemerintah USA.

Minggu, 12 April 2009

Kijang Kapsul Disedot, Kijang Innova Disemprot

Kijang Kapsul Disedot, Kijang Innova DisemprotSistem injeksi bukan lagi teknologi baru, tetapi sudah digunakan semua mobil yang diproduksi di Indonesia saat ini, mulai dari yang paling mewah sampai terendah. Untuk Kijang, Innova adalah generasi pertama yang menggunakan sistem injeksi. Saudara tuanya, Kijang "Kapsul", masih mengandalkan karburator. Inilah salah satu faktor yang menyebabkan Innova lebih irit konsumsi bahan bakar dibandingkan dengan "Kapsul".

Karburasi. Pada mesin yang masih mengandalkan sistem karburasi (alatnya disebut karburator), bensin dipasok ke dalam mesin berdasarkan isapan piston. Saat mesin melakukan langkah isap atau piston bergerak dari atas (titik mati atas, TMA) ke bawah (titik mati bawah atau TMB) dan katup isap terbuka, udara dari luar disedot ke dalam mesin. Udara ini mengalir melalui belalai (saluran masuk), saringan udara, karburator, saluran isap, dan terus ke dalam mesin.

Tugas karburator mencampur bahan bakar dan udara. Cara mencampurnya, saat udara lewat karburator yang mengalir pada kecepatan tinggi—karena adanya efek venturi atau penyempitan—bensin yang berada di ruang pelampung tersedot melalui spuyer (lubang-lubang berukuran jarum). Selanjutnya, dalam perjalanan dan sampai di mesin, udara bercampur membentuk kabut dan menjadikannya lebih mudah dibakar.

Injeksi. Pada sistem injeksi, cara memasok atau mendapatkan udara sama dengan mesin yang masih menggunakan sistem karburasi. Tepatnya, udara diisap ketika piston di dalam mesin bergerak dari atas ke bawah. Perbedaannya ada pada cara mencampur dan memasok bensin.

Di sini, bensin tidak disedot oleh udara yang mengalir dengan cepat, tetapi disemprotkan oleh injektor. Pada mesin Innova, bensin disemprotkan ke dekat katup isap. Di sinilah untuk pertama kali bensin dan udara bercampur. Selanjutnya, percampuran atau hubungan lebih akrab terjadi di dalam mesin.

Injektor yang digunakan untuk menyemprot bensin dipasang di saluran isap dan hasil semprotannya diarahkan ke dekat katup isap. Agar bensin bisa dinjeksi dengan tekanan kuat sehingga terbentuk pengabutan, digunakan pompa tekanan tinggi. Dalam hal ini, mesin menggunakan dua pompa, satu di tangki, dan satu lagi di ruang mesin.

Injektor. Injektor, cara kerjanya sama dengan jarum suntik. Ada bagian yang bergerak naik-turun dan disebut plunyer. Di ujung plunyer ada jarum yang menutup lubang nosel ketika tidak bekerja.

Bila arus listrik dialirkan oleh komputer ke injektor (ke solenoid), plunyer tertarik, jarum ikut terangkat dari dudukannya. Hasilnya, bensin yang berada di dalam injektor menyemprot keluar. Ini bisa terjadi karena bensin yang ada di dalamnya bertekanan.

Injektor dipasang pada rel bahan bakar bersama injektor untuk silinder lainnya. Jadi, satu silinder menggunakan satu injektor. Karena itu pula, metode ini disebut multipoint injection.

Bensin yang berada di dalam rel terus ditekan oleh pompa. Agar tekanan konstan dan tidak boleh terlalu tinggi, pada rel dilengkapi pula dengan kontrol tekanan (pressure regulator). Bila tekanan terlalu tinggi, bensin dikembalikan ke tangki.

Jumlah bensin yang disemprotkan ditentukan berdasarkan lama injektor membuka. Pada putaran rendah, jumlah bensin yang diperlukan sedikit, waktu injektor menyemprotkan bensin lebih singkat. Sebaliknya, pada putaran tinggi, waktu menyemprotkan bensin lebih lama.

ECU. Dalang yang mengatur atau memerintahkan injektor bekerja atau diam adalah komputer mesin yang disebut juga engine control unit (ECU). Untuk mengatur lamanya injektor membuka, komputer melakukannya berdasarkan informasi dari bagian lain.

Bagian lain itu antara lain gerakan pedal gas yang diinjak oleh pengemudi (sensor pedal gas), posisi katup gas (throttle body), sensor aliran udara, posisi poros kem, poros engkol atau kruk as, sensor air pendingin, knock sensor dan sensor oksigen. Dengan berbagai parameter itulah, komposisi campuran udara dan bahan bakar dijaga tetap maksimal dan menjadikan konsumsi pemakai bahan bakarnya jadi tidak boros.

Sebagai contoh, oksigen sensor yang mulai diperkenalkan pada mesin Innova 2007 akan menjaga komposisi campuran udara dan bensin 14,7 : 1. Atau, kalau perlu tenaga, itu sedikit diperkaya saat akselerasi.

Nah, pada mesin tanpa sensor oksigen, hal tersebut tidak bisa dilakukan. Soalnya, informasi hasil pembakaran tidak diketahui. Ini pula yang membuat Innova keluaran terakhir lebih irit dan emisi gas buangnya juga ramah lingkungan dengan standar Euro-2.

Kamis, 09 April 2009

Sales Dealer Toyota Luwuk - Sulawesi Tengah

Sales Dealer Toyota Luwuk - Sulawesi Tengah

Contact Person Sales / Wiraniaga Toyota  Luwuk
Tersedia...


Bagi Sales Toyota yang berminat untuk promosi di web ini silahkan mengajukan permohonan kerja sama ke alamat email sales@belitoyota.com

Pengajuan permohonan harus dilakukan oleh Salesman Mobil Toyota di  Luwuk, Sulawesi Tengah dan memilih salah satu jenis member yang sudah disediakan seperti di bawah :
  1. Premium Membership. Foto dan Nomer Telepon anda akan diupload di sini. Pelanggan dapat menghubungi langsung kepada anda untuk informasi yang mereka butuhkan.
  2. Free Membership. tanpa biaya (Gratis). Tidak ada yang kami tampilkan/upload di sini. Anda hanya akan masuk pada daftar database kami. Keuntungannya adalah: Anda akan menerima email atau SMS dari prospek/calon pembeli. yang di teruskan oleh kami. Jika anda memenuhi kriteria kami.